Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Sahabat lama: memoriku

Semua memori sudah ter-reset. Sebagian terbakar Sebagian ter-delete Sebagian tercecer Lenyap semua lenyap Aku nyaman dengan kondisi sekarang Aku lega dengan kemajuan hidup masing-masing Begini adanya Dibilang jauh ya lumayan jauh Dekat ga bisa juga dibilang dekat Kembali nol "Kamu anak nakal ya" Sapaan pertama untukku yang musim ujian tapi malah standby di warnet. Dan kini Aku tetaplah aku Kamu tetaplah kamu Dengan cerita hidup masing-masing

Hanya Do'a

Ga dosa kan ya mendoakan kebaikan buat sahabat yang bapaknya secara halus pernah "menodong" akan melamarku untuk anaknya. Seperti halnya mbak manis di pulau timur sana yang pernah menodong mamas untuk menikahinya. Melihat mamas akhirnya berhasil melewati pendadaran, katanya "Do'aku selalu bersama kalian" Ga salah juga kan kalo aku juga mau bilang "Do'aku selalu bersama kalian". Bencana kabut asap ini sangat mengusik hati. Tak terwujud dalam perbuatan. Tertahan di hati Maksimal ternampak dalam tulisan Masalahnya.. ada mama & Ghozi juga di sana Dan sahabat itu menjadi salah satu "pahlawan" dalam bencana ini Aku hanya bisa b erdo'a

Suami: the best man, paling pengerten

Jadi pagi tadi terbangun dengan mood yang sangat buruk. Yash badmood banget parah. Kumat lagi nih pikirku. Wis, diem aja merasakan kepala cenut-cenut pening, leher berasa tercekik, napas sesak kyk mau nangis tapi ga bisa nangis ga ada yg ditangisi, seluruh sendi nyeri ga kuat ngapa-ngapain. Kumat tenan, isi kepala rasanya ga karuan, kuping berasa berisiiikkkk banget. Capek. Cuma bisa diem, diajak ngobrol berasa lupa kalo punya mulut, sekalinya mulut kebuka sengaknya subhanallah. Anak-anak ga kepegang, sarapan manut dibikinin telur dadar sama masbojo, makan bareng sepiring berempat. Seru (harusnya) tapi kondisi kyk gini bikin males makan. Dorongan pengen banting piring kuaattt banget. Embuh. Hanya berusaha menahan. Yha, menahan perilaku-perilaku lain yang sliweran di kepala juga tentunya. Lucky me be with you. Sesiangan megang anak-anak ketika aku harus berperang(?) melawan diri sendiri hingga kelelahan dan ketiduran. Mimpinya? Argh! Bikin capek juga. Bangun-bangun rasanya lemessss ba...